Studi Kasus

Sistem yang Berjalan, Bukan Sekadar Slide

Setiap proyek di bawah adalah build nyata yang berjalan, dengan arsitektur yang sama dengan yang kami deploy untuk klien.

Proyek 1

Implementasi Odoo WMS Multi-Gudang

Tantangan
Gudang yang berjalan di Excel atau software lama tidak bisa menerapkan FEFO, melacak lot, atau memercayai angka stoknya.
Yang Dibangun
Implementasi Odoo multi-gudang lengkap: lokasi dan rute, picking FEFO/FIFO, workflow barcode, aturan putaway dan reorder, berjalan dengan data SKU dan order yang realistis.
Hasil
Alur gudang end-to-end (penerimaan, putaway, picking, pengiriman) berjalan live dan siap dikonfigurasi untuk operasi mana pun.
OdooPostgreSQLPythonDocker
Proyek 2

Pipeline Pelacakan Kapal (Maritime Vessel Tracking)

Tantangan
Tim logistik pelabuhan tidak punya visibilitas real-time atas kapal masuk di Rotterdam, Antwerp, dan Hamburg.
Yang Dibangun
Ingesti data AIS, diorkestrasi dengan Airflow, ditransformasi dengan dbt ke PostgreSQL, dan disajikan di dashboard live. Sepenuhnya terkontainerisasi (Docker).
Hasil
Visibilitas ETA per kapal per pelabuhan, refresh setiap 10 menit.
PythonAirflowdbtPostgreSQLDocker
Proyek 3

Mesin Alert Days-of-Supply

Tantangan
Distributor baru tahu stok habis setelah kejadian; overstock diam-diam mengikat modal kerja.
Yang Dibangun
Kecepatan penjualan dan stok saat ini menjadi dasar kalkulasi DOS per SKU, yang memicu alert threshold dan dikirim via WhatsApp/Telegram setiap pagi.
Hasil
"5 SKU di bawah 7 hari pasokan, 3 SKU overstock >90 hari", di saku owner jam 7 pagi.
PythonPostgreSQLdbtTelegram/WhatsApp API
Proyek 4

Deteksi Anomali dengan Penjelasan AI

Tantangan
Sistem monitoring menandai anomali tapi tidak ada yang paham kenapa, sehingga alert diabaikan.
Yang Dibangun
Pipeline deteksi anomali real-time + lapisan Claude API yang menjelaskan setiap anomali dalam bahasa sehari-hari, dikirim via Telegram.
Hasil
Alert yang benar-benar dibaca dan ditindaklanjuti.
PythonClaude APITelegram Bot API